Penghormatan Abadi: Pramuka Peduli Lampung Tengah Bangun Prasasti untuk Enam Pramuka Terbaik



Anak Ratu Aji, Lampung Tengah – Sebagai bentuk penghormatan dan pengingat atas jasa enam pramuka terbaik yang gugur dalam kecelakaan saat rangkaian kegiatan Peringatan Hari Pramuka ke-35 pada tahun 1996, Pramuka Peduli Lampung Tengah mendirikan sebuah prasasti. Prasasti ini dibangun di area Taman Pemakaman Umum (TPU) Kampung Sukajaya, Kecamatan Anak Ratu Aji, Lampung Tengah pada 1 Agustus 2025. Pembangunan prasasti ini merupakan inisiatif mulia untuk mengenang semangat dan dedikasi para pahlawan pramuka yang telah tiada. Semoga Allah SWT memberikan tempat yang mulia di sisi-Nya, amin.

Kecelakaan tragis yang terjadi hampir tiga dekade silam itu meninggalkan duka mendalam bagi seluruh keluarga besar Gerakan Pramuka. Enam pramuka yang menjadi korban adalah:

  1. Muhyari bin Abdulmanan, Pembina Pendamping Gugus Depan (Gudep) SDN 2 Sukajaya.
  2. Basidin bin Dulrosid, Pembina Pendamping Gudep SDN 2 Sukajaya.
  3. Sarno bin Sakijan, Penggalang Gudep SDN 2 Sukajaya.
  4. Sutopo bin Bino, Penggalang Gudep SDN 2 Sukajaya.
  5. Suparno bin Sohiran, Penggalang Gudep SDN 2 Sukajaya.
  6. Hermanto bin Kaman, Penggalang Gudep SDN 2 Sukajaya.

Prasasti ini dirancang sebagai monumen pengingat bagi generasi muda pramuka tentang pentingnya kehati-hatian, namun juga sebagai simbol semangat juang yang tak pernah padam. Pembangunan prasasti ini juga menjadi simbol dimulainya bulan bakti pramuka yaitu pada bulan agustus. Lokasi pembangunan di TPU Kampung Sukajaya dipilih karena di sinilah mereka dimakamkan, sehingga menjadi tempat yang sangat berarti bagi keluarga dan masyarakat setempat. Pembuatan prasasti ini adalah wujud nyata kepedulian Pramuka Lampung Tengah dalam melestarikan sejarah dan menghargai pengorbanan para anggotanya.



Rencananya, peresmian prasasti ini akan dilaksanakan secara khidmat pada tanggal 14 Agustus 2025, bertepatan dengan Hari Pramuka. Peresmian ini akan dilakukan langsung oleh Ketua Kwartir Daerah (Ka. Kwarda) Lampung. Momen ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang peresmian, tetapi juga menjadi momen refleksi bagi seluruh anggota Gerakan Pramuka Lampung untuk terus meneladani semangat pengabdian yang telah dicontohkan oleh almarhum.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bedah Ruman Ibu Karsanah Dimulai: Pramuka Peduli Lampung Tengah Turut Andil Gotong Royong Bersama Masyarakat

Pramuka Peduli Lampung Tengah Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Rumah Kampung Sukajawa Kecamatan Bumi Ratu Nuban

Kwarcab Lampung Tengah & Pramuka Peduli Gelar Giat Vaksinasi Covid-19